Kalau Anda lagi cari itinerary Shanghai 3H2M yang realistis dari Jakarta dengan bujet sekitar Rp 6 jutaan, rute ini bisa jadi pegangan. Kita akan main aman: jalan-jalan yang ikonik, banyak spot foto, tapi tetap efisien supaya nggak habis waktu (dan dompet) di jalan.
Catatan penting: “Rp 6 jutaan” ini paling masuk akal kalau Anda dapat promo tiket pesawat, pilih penginapan yang simpel, dan disiplin pakai transport publik. Jadi anggap ini travel guide yang fleksibel—tinggal Anda sesuaikan dengan gaya liburan.
Gambaran Budget Rp 6 Jutaan (Biar Nggak Kaget)
Sebelum masuk ke rute harian, kita rapikan dulu perkiraan biaya supaya perjalanan tetap waras.
- Tiket pesawat PP Jakarta–Shanghai: berburu promo (ini kunci utama bujet tembus 6 jutaan).
- Hotel 2 malam: pilih area yang dekat stasiun metro agar hemat waktu & ongkos.
- Transport lokal: utamakan metro + jalan kaki (Shanghai itu enak buat walking tour).
- Makan: mix antara street food, food court, dan 1 kali makan “yang niat”.
- Tiket atraksi: prioritaskan yang gratis/low-cost (The Bund misalnya, gratis).
Tip hemat: rancang hari-hari Anda berdasarkan area (cluster). Shanghai besar, jadi makin sering pindah area, makin banyak waktu yang kebuang.
Hari 1: Tiba dari Jakarta, Langsung City Vibes
Setelah mendarat dari Jakarta dan check-in, jangan terlalu ambisius dulu. Hari pertama enaknya buat adaptasi: ritme kota, jalur metro, dan cari makan yang bikin semangat.
- Sore: check-in hotel, rehat sebentar, lalu mulai jalan santai di sekitar area hotel untuk “pemanasan”.
- Malam: cari spot lampu kota, nikmati suasana malam Shanghai, dan makan malam yang nyaman (nggak harus fancy).
Kalau Anda tipe yang suka foto malam, siapkan outfit yang simpel tapi rapi—Shanghai itu fotogenik, dan lampu kota sering jadi background terbaik tanpa perlu banyak usaha.
Hari 2: Ikoniknya Shanghai—The Bund + Jelajah Kota
Hari kedua adalah puncak itinerary. Target utama kita: The Bund, salah satu area paling ikonik di Shanghai. Datang pagi untuk suasana lebih lengang, lalu balik lagi malam kalau Anda mau versi “city lights”.
- Pagi: berangkat lebih awal ke The Bund. Jalan kaki menyusuri waterfront, ambil foto skyline, dan nikmati angin sungainya.
- Siang: lanjut eksplor area pusat kota dengan ritme santai. Sisipkan waktu buat ngopi atau cari camilan lokal.
- Sore: istirahat sebentar (ini penting biar malamnya kuat).
- Malam: balik lagi ke area The Bund atau spot pusat kota untuk suasana malam yang lebih dramatis. Ini momen terbaik buat konten foto/video.
Tip foto di The Bund: kalau ingin hasil yang “bersih” tanpa terlalu banyak orang, usahakan datang di jam pagi atau sedikit lebih malam saat arus wisatawan mulai turun.
Hari 3: Sarapan, Belanja Oleh-oleh, dan Pulang ke Jakarta
Hari terakhir kita bikin ringan, karena Anda masih harus check-out dan mengejar penerbangan pulang ke Jakarta.
- Pagi: sarapan santai, jalan sebentar di sekitar hotel untuk last-minute foto.
- Menjelang siang: beli oleh-oleh seperlunya (ingat, bagasi dan bujet).
- Siang/sore: berangkat ke bandara lebih awal untuk jaga-jaga antrean dan perjalanan.
Kalau Anda ingin pulang tanpa drama, kuncinya satu: jangan mepet. Shanghai bisa padat, dan kita lebih baik punya waktu ekstra daripada lari-lari panik.
Checklist Praktis: Biar Itinerary Anda Mulus
- Susun rute per area: hemat waktu dan ongkos.
- Prioritaskan metro: cepat, relatif mudah, dan ramah bujet.
- Siapkan konektivitas: minimal punya akses internet untuk peta & arah.
- Bawa sepatu nyaman: itinerary 3H2M yang enak itu banyak jalan kaki.
Dengan rute ini, Anda tetap dapat “signature experience” Shanghai (terutama The Bund), tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Tinggal sesuaikan jam kedatangan/pulang dari Jakarta, dan Anda sudah punya itinerary yang rapi buat 3 hari 2 malam.
Prompt Gambar (Untuk Ilustrasi Artikel)
Photorealistic image prompt: Shanghai The Bund waterfront skyline, cinematic lighting, sunny day, ultra-detailed, 4k, 16:9 aspect ratio, natural colors, sharp focus, realistic crowd
Average Rating