Itinerary Ramadhan ke Masjid KH Hasyim Asy’ari Jakarta

0 0
Read Time:2 Minute, 45 Second

Kalau Anda lagi mencari suasana wisata religi yang adem untuk mengisi Ramadhan di Jakarta, coba susun itinerary Masjid KH Hasyim Asy’ari ini. Lokasinya ada di Jakarta Barat, dan vibe-nya cocok untuk kita yang ingin lebih khusyuk—tanpa harus pergi jauh dari kota.

Di artikel ini, saya ajak Anda “jalan pelan-pelan” menikmati masjid, memaksimalkan waktu menjelang maghrib, sampai opsi kegiatan yang nyaman sebelum (atau setelah) buka puasa.

Kenapa Masjid KH Hasyim Asy’ari Enak untuk Wisata Religi Ramadhan?

Ramadhan itu bukan cuma soal tempat yang ramai, tapi juga soal tempat yang membuat hati tenang. Masjid KH Hasyim Asy’ari punya atmosfer yang pas untuk itu—kita bisa datang untuk shalat, i’tikaf ringan, tadarus, atau sekadar duduk sejenak menenangkan pikiran.

Karena berada di Jakarta Barat, masjid ini juga relatif mudah dijangkau dari berbagai titik Jakarta. Jadi, itinerary-nya bisa fleksibel: singkat untuk after office, atau lebih panjang kalau Anda ingin benar-benar “seharian” memaknai Ramadhan.

Itinerary 1 Hari (Sore ke Malam) yang Paling Nyaman

Ini versi itinerary yang menurut saya paling realistis untuk kebanyakan dari kita: datang sore, merasakan momen menjelang maghrib, lalu lanjut ibadah malam. Anggap saja ini travelguide mini yang bisa Anda tiru.

  • 15.30–16.30: Tiba di area masjid, ambil waktu untuk orientasi, merapikan niat, dan menikmati suasana. Usahakan datang lebih awal supaya tidak terburu-buru.
  • 16.30–17.30: Waktu tenang untuk membaca Al-Qur’an, dzikir, atau ikut kajian bila tersedia. Kalau Anda datang bersama keluarga, ini momen yang enak untuk “slow time”.
  • 17.30–Maghrib: Cari spot nyaman di dalam area masjid, siapkan diri untuk berbuka. Momen ini biasanya paling terasa “Ramadhan”-nya.
  • Maghrib–19.30: Shalat maghrib, makan secukupnya (jangan keburu kalap), lalu lanjut isya.
  • Setelah isya: Kalau Anda kuat, lanjut tarawih. Pulang dengan hati yang lebih ringan (bonus: tidur lebih nyenyak).
READ  5 Angkringan Jadul di Solo, Enak Buat Makan Malam

Tips Praktis Biar Kunjungan Anda Lebih Khusyuk

Karena ini perjalanan bernuansa ibadah, kenyamanan kecil justru bikin pengalaman terasa besar. Ini beberapa hal yang biasa saya siapkan:

  • Datang lebih awal agar tidak kehabisan ruang nyaman, terutama menjelang waktu buka puasa.
  • Bawa perlengkapan ibadah pribadi seperti mukena/sarung dan sajadah tipis untuk berjaga-jaga.
  • Pilih outfit yang adem dan rapi. Ramadhan di Jakarta bisa cukup gerah, jadi bahan yang menyerap keringat akan menolong.
  • Jaga volume dan ritme: kalau Anda datang berkelompok, tetap pelan dan tidak mengganggu jamaah lain yang sedang tadarus.

Ide Aktivitas: Mengisi Waktu Menjelang Buka Puasa

Menunggu maghrib di masjid itu bisa jadi momen paling “mengisi ulang” energi batin, asal kita tidak menghabiskannya dengan scroll tanpa sadar. Anda bisa pilih salah satu agenda sederhana ini:

  • Tadarus 20–30 menit dengan target ringan (misalnya beberapa halaman), yang penting konsisten.
  • Menulis refleksi Ramadhan: catat 3 hal yang Anda syukuri hari ini, lalu 1 hal yang ingin diperbaiki besok.
  • Shalat sunnah dan memperbanyak doa, terutama di jam-jam sore.

Penutup: Wisata Religi yang Rasanya Dekat, Tapi Berarti

Itinerary ini sederhana, tapi justru itu yang bikin Masjid KH Hasyim Asy’ari terasa pas untuk Ramadhan: kita tidak dikejar ambisi “harus ke banyak tempat”, melainkan benar-benar hadir di satu tempat untuk menenangkan diri. Semoga perjalanan kecil Anda ke masjid ini jadi momen besar untuk hati.

Catatan: Untuk kenyamanan, Anda bisa menyesuaikan jam kedatangan dengan kondisi lalu lintas Jakarta Barat dan agenda ibadah yang Anda incar (misalnya ingin tarawih atau cukup sampai maghrib).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Updated: Februari 14, 2026 — 12:01 am

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%