Itinerary Nagoya 3H2M: Bujet Rp12,4 Juta, Padat & Seru!

0 0
Read Time:3 Minute, 47 Second

Kalau Anda lagi mengincar liburan Jepang yang ringkas tapi tetap berasa “penuh”, itinerary Nagoya 3H2M ini bisa jadi jawaban. Kita siapkan gaya jalan yang realistis (nggak maraton berlebihan), namun tetap bisa mencicipi sisi modern, sejarah, dan kuliner khas Nagoya—dengan target bujet Rp 12,4 jutaan dari Jakarta.

Nagoya itu enak buat first-timer ke Jepang: kotanya rapi, transportnya gampang, dan spot-spotnya masih nyaman tanpa seramai beberapa kota lain. Di bawah ini, saya susun rute per hari, estimasi pengeluaran, sampai tips biar uangnya nggak bocor halus.

Gambaran Bujet Rp 12,4 Jutaan: Ke Mana Saja Larinya?

Biar kebayang, bujet ini kita anggap untuk perjalanan 3 hari 2 malam dari Jakarta (kurs dan harga bisa berubah, tapi patokannya membantu untuk planning).

  • Tiket pesawat PP Jakarta–Nagoya: porsi terbesar bujet (cari promo/low season untuk menekan biaya).
  • Hotel 2 malam: pilih area yang memudahkan pindah-pindah (dekat stasiun besar itu penyelamat waktu).
  • Transport lokal: kartu IC (semacam kartu tap) + kombinasi subway/bus + jalan kaki.
  • Makan & kopi: Nagoya punya kuliner khas, jadi sisihkan dana khusus biar tidak “sayang-sayang” di tempat yang tepat.
  • Tiket atraksi & belanja kecil: souvenir, camilan, atau masuk spot berbayar.

Tips cepat: supaya tetap masuk Rp 12,4 jutaan, kita fokus pada rute yang efisien (tidak bolak-balik), makan 1 kali “ikonik” per hari, dan sisanya pilih opsi yang lebih ramah dompet.

READ  Itinerary Winter 1 Hari Gamaksan: Bujet Rp1,2 Juta!

Hari 1: Tiba di Nagoya, Pemanasan Kota & Night Walk

Setelah mendarat, prioritas kita adalah: check-in, adaptasi ritme, lalu mulai jalan santai. Jangan langsung pasang target terlalu banyak—hari pertama itu paling cocok untuk mengenal “cara kerja” kota.

  • Siang/Sore: check-in hotel, rapikan barang, isi ulang tenaga sebentar.
  • Sore: jalan kaki keliling area pusat kota untuk orientasi—cari minimarket, halte/stasiun terdekat, dan tempat makan yang buka sampai malam.
  • Malam: wisata malam ringan (pilih spot yang dekat agar tidak kejar-kejaran jadwal). Cocok untuk foto suasana kota, jajan, dan belanja kebutuhan kecil.

Di hari pertama, kuncinya adalah jangan terlalu ambisius. Kalau kita memaksakan banyak lokasi, biasanya besoknya malah tumbang dan itinerary jadi berantakan.

Hari 2: Full Day Eksplor Nagoya (Sejarah, Ikonik Kota, Kuliner)

Ini hari paling “padat enak”. Kita susun rute dengan pola: pagi untuk spot yang butuh energi dan fokus, siang untuk makan khas, sore untuk area yang cocok foto-foto, malam untuk hunting makanan atau suasana.

Pagi: mulai lebih awal supaya dapat suasana yang lebih lengang. Manfaatnya besar: foto lebih bersih, jalan lebih nyaman, dan waktu Anda lebih panjang untuk menikmati detail.

Siang: jadikan makan siang sebagai agenda utama. Nagoya terkenal dengan gaya kulinernya sendiri—jadi di hari kedua ini, kita “invest” pada menu yang benar-benar khas.

Sore: lanjutkan ke area ikonik kota untuk menikmati vibe urban. Ini waktu yang pas untuk belanja ringan, cari oleh-oleh praktis, atau sekadar duduk ngopi mengamati orang lalu-lalang.

Malam: tutup hari dengan eksplor makanan malam. Kalau Anda tipe yang suka berburu rasa, Nagoya cocok untuk “makan sedikit tapi berkali-kali” (sharing kalau pergi berdua/bertiga biar bisa coba lebih banyak).

  • Strategi hemat hari 2: pilih 1 atraksi/titik yang berbayar saja, sisanya maksimalkan area publik dan spot gratis.
  • Strategi waktu: rute dibuat searah, hindari bolak-balik lintas kota.
READ  Harga Tiket Pantai Gading Purba Wonogiri 2026: Healing!

Hari 3: Last Minute Nagoya + Pulang ke Jakarta

Hari terakhir biasanya terasa cepat. Jadi kita bikin rute yang ringan, dekat, dan tetap berkesan.

  • Pagi: check-out (kalau koper besar, titip dulu di hotel) lalu jalan santai cari sarapan dan belanja oleh-oleh yang belum kebeli.
  • Menjelang siang: spot foto terakhir—pilih yang tidak jauh dari jalur menuju bandara/stasiun.
  • Siang/Sore: berangkat lebih awal menuju titik keberangkatan untuk menghindari drama keterlambatan.

Checklist pulang: pastikan kartu IC sudah dibereskan, sisa koin/uang kecil dipakai untuk jajan terakhir, dan dokumen perjalanan aman sebelum berangkat.

Tips Praktis Biar Itinerary Lancar & Bujet Aman

  • Pilih penginapan strategis: dekat jalur transport utama = hemat waktu (dan biasanya hemat ongkos juga karena minim taksi).
  • Gunakan kartu transport (IC): transaksi cepat, tidak repot beli tiket satuan terus-terusan.
  • Minum & snack dari minimarket: kualitasnya bagus, harganya relatif aman buat kantong.
  • Belanja oleh-oleh di hari 3: biar tidak menenteng banyak barang sepanjang perjalanan.
  • Jaga ritme jalan: Nagoya enak dijelajahi dengan jalan kaki, tapi sisipkan jeda supaya tetap fun sampai hari terakhir.

Ringkasnya: Nagoya 3H2M yang Realistis tapi Tetap Berasa

Dengan bujet Rp 12,4 jutaan, kita tetap bisa menyusun perjalanan Nagoya 3 hari 2 malam yang padat namun nyaman: hari 1 adaptasi, hari 2 full eksplor, hari 3 belanja terakhir lalu pulang. Kalau Anda mau, saya juga bisa bantu versi yang lebih detail (jam per jam) sesuai jam kedatangan dan jam pulang dari Jakarta.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Updated: Februari 16, 2026 — 12:01 pm

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%